AKU DAN MEREKA

Sekian lama tak menulis.. Akhirnya menulis lagi.. Demi hal spesial...

Heheh..  Sorry sepintas judulnya agak alay, but it was serious. Well..  Kali ini saya mau cerita tentang kawan-kawan pas SMP dulu. Ada apa pas SMP dulu? Let's we write..

Jadi begini, waktu SMP dulu kami punya sebuah perkumpulan, sebut saja BCC. Apa itu BCC? hm..  Sebenarnya tidak ada kepanjangan yang pasti juga sih tentang ini. Tetapi forget it..  Lupakan lah tentang kepanjangan itu, yang penting kisah yang ada di dalamnya. Karena mereka-mereka yang ada di dalamnya itulah yang menurutku lebih dari seorang kawan. Selalu hadir tepat pada waktu yang benar-benar sangat genting.

Oh iya, btw BCC adalah nama dari angkatan kelas kami, saat itu kelas kami di kelas Bilingual atau dwibahasa. Kelas yang sangat kocak, but actually I really love this class..  This is serious!

Hm..  Saat ini semua sudah tumbuh menjadi dewasa, menjadi teman-teman yang "telah" memiliki pendiriannya masing-masing, yang memiliki konsep pemikiran beragam. But it makes us be together. Be one unity. Ada yang kuliah, ada yang juga meniti karir di bidang lainnya. Tapi walupun begitu, sikap saling support itulah yang masih sangat kental dalam hubungan ini. Saling dukung mendukung..Saling menyemangati..  Saling berbagi kisah perjuangan.. Bahkan masing saling mengusahakan untuk bertemu, Setidaknya itu adalah sekali dalam setahun, ataupun jika tak bisa maka ada yang izin di dalam grup kami.

Terlalu panjang untuk dikisahkan dan dirangkai dalam rangkaian kata, karena itu memang sangat indah untuk dikenang.



...

***Makassar, 01-03 Juli 2017..
 Rs. Wahidin Sudiro Husodo. Hari ke 5 masuknya orang tua kami ke RS.  Seperti biasanya kami masih menjaga orang tua kami di ruang perawatan. Telah lima hari tak pernah meninggalkan rs dan hanya berkutik dengan smartphone semata, tak ada kegiatan. Yup...  Sekaligus memenuhi kewajiban sebagai seorang anak.

Walaupun demikian, sebenarnya ada banyak pikiran yang ada saat itu. Kuliah, dan berbakti pada orangtua di antaranya. Anda tahu pikiran saya saat itu? Hm... Sulit untuk dituangkan dalam tulisan ini..  Yang ada hanya Bingung.. Bingung... dan bingung..

Dan itu sempat tertulis secara tak langsung dalam personal chat beberapa kawan, bahkan di grup kelas itu. Yes,  kayaknya kawan-kawanku ini bisa dinobatkan sebagai Petugas Tanggap Kegalauan dan Kebosanan (PTK2) . You know, they looked like feel like what I felt.. !!! Hm..  Making a joke..and what a fun team!  Hm..  PTK2 memang benar2 peka, mereka langsung merencanakan untuk menjenguk..

Keesokan harinya,
Adzan dzuhur berkumandang, sementara yang dinanti saat malam sebelumnya belum datang juga..  Dihubungi pun tak respon dari mereka. Well..  Rasa khawatir menghantui...(ini serius loh yaa.... Terserah mau bilang lebay juga gpp kok)
Adzan hampir selesai, namun masih juga tak kunjung ada kabar. Hm.. Baiklah. Sudah masuk waktu sholat, Semoga mereka tak mengapa di jalan. Dan Akhirnya setelah menunggu dan khawatir, mereka ada kabar juga...  Katanya sudah di lingkungan rumah sakit.  Alhamdulillah...  Sedikit lega...  (eh tabe' .. Ini asli)

Ba'da dzuhur balik ke ruang perawatan, ternyata mereka sudah di dalam duluan. Malah sudah ngobrol duluan.. But it's okay...  No problem actually..  But the problem is they made me confused before-, - ..

Oh iya...  Sehari sebelumnya beberapa dari PTK2 sudah ada yang datang lebih dahulu menjenguk, Alhamdulillah..  And pembaca tau?  Itu mereka katakan sebagai kerjutan katanya. Iyasih kejutan, soalnya saya tidak tau kalau mereka akan datang.
Bahkan mereka sampe nyasar untuk parkir kendaraan.  Tempatnya jauh. But Syukron kawan... Walaupun sempat nyasar tommi kasian..

Okey..  Lanjut...
Mereka sudah di kamar dan sepertinya sudah lumayan lama. Dan yeah..  Akhirnya tibalah di penghujung obrolan..  Mereka pamit...  Hm..
Kemudian beberapa menit sebelum pamit...
"rid, ayo jalan-jalan" diajak mereka..

Whatt??? Really???  Woww......  Pekaaanyaaa ki teman..  You know diajak keluar sama kawan-kawan BCC itu rasanya berbeda bagi saya..
Saya orangnya friendly, but tertutup..  Jadi hanya dapat diakses oleh beberapa orang saja..  Nah BCC ini lah salah satu yang dapat mengakses itu. So I will feel different when I go with them..

Yeay...  Finally refreshing is coming..
Kawan, kita tau... Senangkumi itu kasiannn... Senang pake bingid nah.. Hahaha

Well..  Jadi agenda pertama adalah bakso.. (request alias pemaksaan) dan itu di acc sama mereka.. Yeay...  Haha..
Kawan, asli.. Ini senang pake banget.. Bukan fiksi..  Serius.. I'm serious..

Setelah makan bakso?? Lanjuttt...  Hm..  Sebenarnya mereka sudah langsung mau pulang...  But no...  I need more.. Hehe..  So, lanjut.. Walaupun ada yang marah.. (maaf nah kawan-,-) .. Ya sudah, lanjut..  Hehe...

(sunset kota Daeng . Sumber: dokumen pribadi) 

Wow...  Sunsetttttt....  Pertama kali melihat sunset di kota daeng...  What a beautiful sunset.!!!  Tuh lihat.. Keren kan.. Hehe..
Foto itu diambil di atas fly over saat menuju pantai losari..

Jadi rencananya adalah sholat magrib di masjid terapung,  trus makan pisang epe, de el el.. But qodrullah wa maa syaa fa'ala..  Itu menjadi sebuah wacana..  Jalan yang padat menghalangi..  Dan jeng.. Jeng.. Jeng... Alternatifnya, cari masjid lain..

(Masjid tempat sholat magrib) 



Hm..  Gpp lah rencana awal hanya menjadi sebuah wacana, apalah arti dari itu. Yang penting jalannnnnn!!!!!!!!!

Hm..  Panjang kisah ini...   Mulai disuruh pulang sama pemilik kendaraan, dipaksa pulang, ada yang korbankan janjinya dan sebagainya..  Sebenarnya saya juga merasa tak enak..  Hm..  Tapi mereka tetap saja mau temani.. 

Saya salut sama kalian, kawan yang bukan sekedar kawan, sahabat yang bukan sekedar sahabat, al mahabbati fil ukhuwah, mungkin itu kata yang tepat untuk kalian. Fii amanillah,  wa fii rahmatillah...  (selalu dalam keamanannya Allah,  dan selalu dalam rahmat Allah)..  

Ilaaa liqo' fiinajaah.. (Sampai berjumpa dalam kesuksesan).. In syaa Allah..  Wa ilaa liqo' fiil jannah (sampai berjumpa di surganya Allah). 

Teruntuk yang bawa mobil pada gambar berikut:
Terima kasih banyak nah..maaf merepotkanka lagi.. 
Anda tahu kenapa dia yang setir?  Alasannya cuma satu, biar Farid cepat pulang. Walaupun ujung2nya saya juga yang pegang setir, dan pulang malam.. 

But okeylah may be only one time in our lives.. 
Terimakasih sudah sabar...  Terimakasih sudah mengajak, dan meminjamkan fasilitas..
Terima kasih buat yang sudah mau mengahbiskan waktunya..    
Kalau ada ikhwan yang baca, dan minat dengan salah satu dari mereka...  Faddhal.. Kontak ana, ana sambungkan.. Heheh... They are great! 
Terimakasih kawan-kawan, Terimakasih sudah mendo'akan bapak saya...  

Ana tau, kata maaf ataupun Terimakasih tak cukup untuk membalas segalanya.. Tapi ana berdo'a semoga Allah memudahkan jalan kalian, memudahkan jalan untuk beribadah pada-Nya, berbakti pada orangtua, dan urusan dunia lainnya.. Semangat kawan..  

Sekali lagi mohon maaf, al'afwu minkum..  
Syukron katsiran wa jazaakumullahu khair jazaakumullahu ahsanal jazaa.. 
.
#SeeYouOnTop
#JanganLupaBahagia

No comments:

Post a Comment

Sahabat, berkomentarlah dengan santun.. Melalui komentar, semua orang dapat menilai sikapmu.. :)