1001 Kisah di Tanah Rantau


Tak terasa waktu untuk menuju dunia rantau telah tiba. Ya, inilah awal dari sebuah perjuangan. Waktu yang ditunggu-tunggu setelah sekian lama melakukan persiapan. Waktu yang menurutnya jika salah melangkah, maka salahlah semuanya. Namun, kini itu harus dihadapi, diri ini harus siap akan segala hadangan. Sebuah rasa yakin yang sangat mendalam terukir dalam tubuh, ehm.. dengan ucapan bismillah, MARI MENUJU TANAH RANTAU.

***Hari penuh haru, Selamat tinggal Aktivitas, Good Bye Mamuju…

Diriku memang terkenal di kalangan teman-temanku jika selalu aktif di berbagai kegiatan. Sebulan sebelum hari-H pun saya sempat terlibat di beberapa acara penggalangan dana, solidaritas untuk rakyat Palestina, dan di hari H-1 sebelum berangkat menuju Bandar Udara masih juga masih menyempatkan diri tuk mengurusi sebuah kegiatan tingkat SLTA se-Sulawesi Barat.
Sekilas tak ada yang special dari pembuka di atas. Namun sebenarnya itu adalah momen penuh haru dan gelisah. “siap tidak?” , “mau berangkat tidak?” , semua pertanyaan yang sejenis selalu saja menjadi hantu di

Persamaan Tekanan dalam Fisika, dan Tekanan dalam Real Life..

Di tulisan saya kali ini, saya hanya ingin saling membagi motivasi kepada sahabat pembaca. Tujuan tulisan ini juga merupakan motivasi untuk dirik saya pribadi.

Well... sahabat-sahabat yang cinta Fisika pasti paham dengan rumus yang saya paparkan di bawah ini:

P = F / A
P = Tekanan(atm)
F = Gaya yang diberikan(N)
A = Luas penampang(m2)

yes, itu adalah rumus tekanan. Dalam dunia fisika, Tekanan ialah perbandingan antara Gaya yang diberikan(F) dan Luas area, atau penampang (A).

Namun, kali ini saya tidak akan membahas dunia fisika, karena jujur saja saya ini bukan ahlinya Fisika. :D

Lalu, apa yang akan saya bahas? Jawabannya ialah, ya.. rumus itu.. :)

Setiap manusia pasti memiliki tekanan dalam hidup. Tunjukkan saya manusia yang tak memiliki tekanan dalam hidupnya.

TIPS DAPAT JODOH....

Baik kali ini gw gak akan curhat lagi, curcol lagi, kepo lagi, dan sekawannya.
Kali ini gw berbaik hati mau ngebagiin ilmu gw. Soalnya gw lagi sebel, kok tiap kali gw buat tulisan, pasti gw diketawain sama pembaca. hmm.. padahal itukan fakta yg terjadi.. kadang gw nanya sama diri gw sendiri, emang gw salah apa coba?? eitsss... ini bukan curhat loh ya.. cuma gw sedikit nyampein curahan hati gw.. :)

Tapi gak apa-apa, gw sudah sampaikan tadi di awal, gw akan berbaik hati untuk ngebagiin ilmu gw. Ilmu yang akan gw bagi saat ini bukan ilmu pelet loh ya... tapi kalau dah tau, jangan kasih tau siapa-siapa, biarkan ini menjadi rahasia kita berdua. Jika takdir mempertemukan kita, kita akan sharing (dibaca: syering) tentang ilmu ini, dan gw akan tanya keampuhan dari ilmu ini, dan sejauh mana lu manfaatkan ilmu ini.

Ini tips buat lu yang kesusahan nyari jodoh.
"aduhh... kok bahas jodoh lagi??? Jodohkan di tangan Tuhan.."
Pasti lu semua punya pikiran seperti kalimat di atas. Nah, jawabannya ialah gw sengaja beri lu tips ini biar lu bisa cepet menjemput jodoh yang ada di tangan Tuhan itu.. (aseekk....bener kata-kata gw). Mengingat saat ini populasi jombloan-jomblowati di Indonesia semakin meningkat. Hal ini dibuktikan berdasarkan status-

Hidup di Kota Besar Penuh Cobaan Sob!!!

hmm... well.. kali gw balik lagi sobat..
nampaknya gw gak akan berhenti menulis selama masih berada di kota daeng ini.
mengapa tidak? bahan untuk nulis banyak banget coyy..
mulai dari hari boring, hari menjengkelkan, hari sekarat, dan hari perhitungan (macam kiamat yak?? :D)
Tetapi itulah yang benar-benar terjadi.

Beberapa hari yang lalu, gw sudah mosting tentang hari nyebelin. Hari ini gw posting tentang hari sotta', sotta' itu sok tau.
Sebenarnyasih gw malu tuk ceritakan ini, tapi setelah gw mikir-mikir dengan penuh pertimbangan akhirnya hakim memutuskan tuk memosting.  btw hakim itu siapa ya?? -__-

Ceritanya begini, pagi tadi, atau tadi pagi, atau di pagi hari, atau ... terserah.. lu mau bilang apa, yg jelas hari ini tanggal 06 Mei 2014. Tempat bimbingan belajar gw (jangan salah, gw juga mau belajar sob!!) ngadain Try Out (baca: tray aut), di salah satu mall terbesar di kota Makassar.  Sebenarnya gw ragu tuk berangkat ke sana, ya.. maklumlah, gw artis pendatang baru. Jadi belum terlalu paham dengan kota ini.

"bisa jqw sampai di MP itu kah?" tanya kakak sepupu gw, yang kira-kira artinya seperti ini. " apa kamu yakin bisa sampai di MP?"

"iyalah.." gw jawab dengan PD sob.. kalau gak PD bukan gw.

"ya.. sudah, ini kunci motor, sama STNK nya.." karena melihat paras gw yang yakin banget, akhirnya sepupu gw nyerahin motor beserta surat-suratnya kepada gw ini.

Hari Paling Menyebalkan Sedunia!


(Ilustrasi)
Hari ini hari paling menyebalkan selama tinggal di rumah orang.
Kalian tau ?, hari ini rencananya gw mau jalan2, tapi ada satu hambatan, motor yg akan saya pinjam ternyata lagi masalah. Dan ini semua karena adik sepupu yang ckup menyebalkan. bagaimana tdak?, motor itu di on kan terus sama dia, dan akhirnya battray aki-nya soak. Terpaksa harus distater manual. Untung saja di samping rumah  ada bengkel, ya sudah, daripada capek mending langsung bawa ke bengkel.

 Sampai di bengkel kata tukang servisnya akinya benar2 mati. Hmm.. tapi sejak kapankan ada aki yang jalan2?? Yg ada mah akik-akik. Setelah itu dikeluarkanlah jurus pamungkas dari tukang servis. Di coba, di coba.. jrengg.. nyala.. adik sepupu  nanya

[PETISI] Buat Bapak Menteriku


Yth. Bapak Menteri Pendidikan Republik Indonesia
di,-
Tempat

Salam hormat,
Semoga bapak selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa.

Melihat format kurikulum 2013 yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan, sebelumnya kami memohon maaf kepada Bapak Menteri Pendidikan Yang Terhormat, kami sebagai pelajar sangat tidak setuju jika pelajaran KKPI/ TIK dihapuskan di sekolah kami. 

Alasannya, yaitu :

1. KKPI/ TIK masih sangat dibutuhkan oleh kami siswa-siswi di Sulawesi Barat, dan Mamuju khususnya.
2. Masih banyak rekan-rekan kami yang masih GAPTEK
3. KKPI/ TIK sangat menunjang untuk pembelajaran di SMK. Misalnya ketika kami akan terjun ke dunia Industri, tentu saja kami harus bisa menguasai administrasi, walapun jurusan kami bukan jurusan administrasi perkantoran.

Namun, kali ini saya fokus pada alasan ke-2. 
Masih banyak rekan-rekan kami yang GAPTEK. 
Mengutip dari petisi guru KKPI/ TIK se- Indonesia, tentang komentar Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (WAMEN) bidang Pendidikan dan Perwakilan PUSKUR (Pusat Kurikulum dan Perbukuan) diantaranya :
  1. “Anak TK dan SD saja sudah bisa internetan…”

Kami sebagai pelajar SANGAT TIDAK SETUJU dengan hal demikian, karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa tidak setiap daerah sama kualitasnya. Mungkin saja SD di daerah WAMENDIKBUD sudah canggih. Namun, tidak untuk daerah kami. Contoh kecil : di daerah kami masih banyak kawasan yang tidak terjangkau oleh listrik, sehingga tentu saja mereka tak punya kesempatan untuk bersentuhan dengan dunia IT.

 Bayangkan saja jika pelajaran itu dihapuskan? Bagaimana nasib rekan-rekan saya yang tak pernah menyentuh dunia IT itu? Sedangkan satu-satunya cara mereka untuk bersentuhan dengan dunia IT, yaitu dengan datang ke sekolah. Apa mereka dibiarkan GAPTEK? Apa mereka dibiarkan begitu saja? 
Mohon maaf Bapak Menteri, tolong pikirkan sahabat-sahabat kami yang berada di daerah terpencil ! Banyak sahabat-sahabat kami yang terpaksa harus "GAPTEK Permanent" . 

Saya pribadi punya pengalaman tentang hal demikian. Ketika kelas 1 SMK, pada saat pelajaran KKPI sedang berlangsung, dan guru memerintahkan untuk menyalakan PC (Personal Computer) ada beberapa rekan kami yang hanya duduk saja termenung. Saat praktek berlangsung, beberapa rekan kami itu tetap saja pada posisi awalnya, duduk, dan diam. 
Akhirnya guru kami-pun bertanya pada rekan kami tersebut, dan jawabannya "maaf pak, kami tidak pernah belajar komputer" . Ternyata rekan kami itu tak tahu cara untuk menyalakan PC, karena mereka tak pernah diajari saat SMP. 

Saat itulah kami yang sedikit mengetahui tentang dunia IT membentuk kelompok Tutor Sebaya, yang memang salah satu tujuannya untuk membimbing rekan-rekan kami yang gagap akan teknologi. bayangkan, bagaimana jika KKPI itu dihapuskan?

Itu adalah kejadian saat awal pertemuan, belum lagi saat-saat setelahnya. Mereka yang awalnya gaptek, kini mahir untuk menjalakan PC. Sekarang yang menjadi kendala ialah, tak sedikit juga sahabat-sahabat kami tak tahu menjalakan Program-program aplikasi sehari-hari. Ms. Word misalnya, walaupun mereka rajin Internet, seperti yang dikatan WAMENDIKBUD tadi, itu tidak menjamin bahwa mereka bisa menjalankan aplikasi MS.Word. Buktinya, masih banyak siswa-siswa yang tidak tuntas ketika praktek dengan topik ini. Bukan kah pembelajaran abad-21 mesyaratkan kita untuk menguasai IT ? Namun bagaimana kita mau menguasai IT, jika hal dasar saja kita tidak mampu menguasainya? dan hal dasar itu kita dapatkan ketika pembelajaran KKPI berlangsung. Kembali lagi, bagaimana jika TIK/ KKPI dihapuskan?

Mohon kiranya agar Bapak/Ibu yang berada dalam bidang ini, mempertimbangkan nasib sahabat-sahabat kami. 

Salam, 

Farid Nur Bahti
9962589985
SMK Negeri 1 Rangas Mamuju
Kabupaten Mamuju
Provinsi Sulawesi Barat. 91512

CP: 085398062892.